Ekonomi Kreatif Jadi Tumpuan Daya Saing Ekonomi Nasional di Era Digital

Senin, 22 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri PANRB Rini Widyantini saat menerima audiensi Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Selasa (16/12/2025).

Menteri PANRB Rini Widyantini saat menerima audiensi Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Selasa (16/12/2025).

Mediaoutsourcing.com | Jakarta–Perkembangan teknologi yang begitu pesat telah membawa perubahan di berbagai sektor, tidak terkecuali di sektor ekonomi. Ekonomi kreatif di era digital bukan hanya sekadar tren, melainkan kekuatan ekonomi yang mampu menggerakkan perekonomian nasional, menciptakan kemandirian, dan meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Di era Presiden Prabowo, komitmen penguatan ekonomi kreatif mengalami lompatan yang signifikan dengan didirikannya Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif. Langkah ini menjadi penanda bahwa sektor ekonomi kreatif dianggap cukup besar dan strategis sehingga membutuhkan otoritas, fokus, dan kekuatan kebijakan setingkat kementerian.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Kementerian Ekonomi Kreatif dari sisi penguatan kelembagaan dan sumber daya manusia guna memastikan berbagai target Presiden dalam bidang ekonomi kreatif bisa dicapai dengan optimal.

Baca Juga :  Jawa Timur Tetapkan UMK 2026, Surabaya Tertinggi dan Kabupaten Situbondo Terendah

“Ekonomi kreatif harus didukung dengan ekosistem yang kuat, kolaborasi, serta sumber daya manusia kreatif yang adaptif dan tidak gagap digital,” ujarnya saat bertemu dengan Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di Kantor Kementerian PANRB, Jakarta, Selasa (16/12/2025).

Dalam pertemuan ini Menteri Rini bersama Menteri Teuku Riefky Harsya turut membahas penataan organisasi dibawah Kementerian Ekonomi Kreatif. Menurut Rini, penataan organisasi harus dilakukan selaras dengan arah kebijakan kelembagaan serta mandat dalam rencana pembangunan nasional.

Baca Juga :  Kepala PREMK BRIN: Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Tidak Perlu Dipaksakan

Pada kesempatan yang sama, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan apresiasinya atas dukungan dan masukan yang diberikan Menteri PANRB untuk penguatan kelembagaan dan sumber daya manusia di Kementerian Ekraf. Ia meyakini bahwa dengan kolaborasi yang kuat dengan berbagai stakeholder ekonomi kreatif benar-benar dapat menjadi tumpuan daya saing ekonomi nasional di era digital.

“Diskusi hari ini sangat konstruktif, semoga ke depan ekonomi kreatif bisa menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang berbasis ide, inovasi, dan teknologi,” tandasnya.[]

Sumber Berita: menpar-rb

Berita Terkait

DPR-Pemerintah Deal Status PPPK Guru, Buka Peluang Jadi PNS
ABUJAPI Gelar Rakernas dan Rapimnas 2026, Perkuat Sinergi BUJP dan Polri
Revisi Permenaker Outsourcing, Said Iqbal: Tinggal Disetujui
Revisi Permenaker Outsourcing Tunggu Persetujuan Presiden
Pengurus Asosiasi Chief Security Hotel DIY–Jateng Sukses Dikukuhkan di Solo
Revisi Tentang Tenaga Outsourcing Awal Juli akan Diterbitkan
Pemerintah Buka Peluang Revisi Aturan Outsourcing
Kesejahteraan Buruh dan Ancaman Badai PHK Pekerja

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 10:56

DPR-Pemerintah Deal Status PPPK Guru, Buka Peluang Jadi PNS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:42

ABUJAPI Gelar Rakernas dan Rapimnas 2026, Perkuat Sinergi BUJP dan Polri

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:52

Revisi Permenaker Outsourcing Tunggu Persetujuan Presiden

Selasa, 30 Juni 2026 - 22:08

Pengurus Asosiasi Chief Security Hotel DIY–Jateng Sukses Dikukuhkan di Solo

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:35

Revisi Tentang Tenaga Outsourcing Awal Juli akan Diterbitkan

Berita Terbaru