Disnakertrans Jatim Catat 43.824 Kasus Kecelakaan Kerja Tahun 2025

logo ikon media outsourcing

- Penulis

Selasa, 13 Januari 2026 - 13:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaoutsourcing.id | Surabaya–Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan usaha di Jawa Timur dinilai masih belum maksimal. Fakta di lapangan menunjukkan tingginya angka kecelakaan kerja masih menjadi perhatian serius.

Sepanjang tahun 2025, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur mencatat terdapat 43.824 kasus kecelakaan kerja di seluruh kabupaten/kota di provinsi ini. Artinya, jika dirata-rata, dalam sehari terjadi sekitar 120 insiden kecelakaan kerja.

Berdasarkan data tersebut, sekitar 60 persen kecelakaan kerja didominasi kecelakaan lalu lintas yang dialami pekerja. “Baik saat perjalanan berangkat maupun pulang kerja,” kata Kepala Bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Disnakertrans Jatim, Widodo.

Baca Juga :  Memetakan Lapangan Kerja Masa Depan Pasca Transformasi Digital

Widodo menjelaskan, kecelakaan kerja ini tidak hanya disebabkan oleh faktor kelalaian pekerja, tetapi juga masih lemahnya penerapan sistem K3 di sejumlah perusahaan. Selain itu, tidak semua perusahaan memenuhi kewajibannya dalam memberikan jaminan keselamatan dan kesehatan kerja kepada karyawan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, sejumlah langkah mulai direncanakan. Salah satunya dengan meningkatkan pengawasan terhadap penerapan K3 di perusahaan serta memperkuat peran pengawas ketenagakerjaan.

Berdasarkan data Wajib Lapor Ketenagakerjaan (WLKP), terdapat sekitar 401 ribu perusahaan di Jawa Timur yang wajib melaporkan kondisi ketenagakerjaan. Namun, hingga kini belum seluruhnya patuh terhadap kewajiban tersebut.

Disnakertrans Jatim mendorong perusahaan agar lebih serius dalam menerapkan standar K3, sekaligus mengingatkan pentingnya kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja sebagai bentuk perlindungan dasar jika terjadi kecelakaan kerja.[]

Sumber Berita: jawa pos

Follow WhatsApp Channel mediaoutsourcing.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gemilang Jajaki Peluang Pasar Outsourcing ke ASEAN di Event Trade Expo Indonesia
Menembus Pasar Kerja 2026: Deretan Keahlian Utama yang Paling Diburu Industri Nasional
Menguak Kemampuan Paling Dicari Perusahaan Indonesia untuk Menembus Pasar Kerja Tahun 2026
Menembus Batas Automasi: Keterampilan Manusiawi yang Paling Dicari di Pasar Kerja 2026
Strategi Merek Lokal Indonesia Menembus Etalase Global dan Memikat Konsumen Dunia
Siasat Industri Lokal dan Perubahan Gaya Hidup di Tengah Dinamika Ekonomi Indonesia
Memetakan Sektor Pekerjaan Paling Diburu Tahun Ini demi Karir Masa Depan yang Cerah
Peta Kerja Baru: Sektor Industri Masa Depan yang Diprediksi Membuka Jutaan Lapangan Kerja

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:24 WIB

Gemilang Jajaki Peluang Pasar Outsourcing ke ASEAN di Event Trade Expo Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 06:38 WIB

Menembus Pasar Kerja 2026: Deretan Keahlian Utama yang Paling Diburu Industri Nasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Menguak Kemampuan Paling Dicari Perusahaan Indonesia untuk Menembus Pasar Kerja Tahun 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Menembus Batas Automasi: Keterampilan Manusiawi yang Paling Dicari di Pasar Kerja 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Strategi Merek Lokal Indonesia Menembus Etalase Global dan Memikat Konsumen Dunia

Berita Terbaru