Aditya Hadiwasito: SOP Memberi Arah, WI Menjamin Eksekusi Tim

logo ikon media outsourcing

- Penulis

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaoutsourcing.id | Jakarta–Cendikia Academy menggelar pelatihan online bertajuk “SOP vs WI: Mana yang Menggerakkan Tim” pada Sabtu, 31 Januari 2026. Kegiatan ini menghadirkan Aditya Hadiwasito sebagai narasumber utama. Ia dikenal sebagai profesional trainer, Security Consultant, serta menjabat sebagai Kepala Biro Pendidikan dan Pelatihan (Kabiro Diklat) DPD APSI Jaya.

Pelatihan yang berlangsung selama sekitar 2,5 jam tersebut diikuti oleh 18 peserta dari berbagai latar belakang sektor, mulai dari keamanan, hospitality, hingga industri. Sepanjang sesi, peserta terlibat aktif dalam diskusi yang membahas bagaimana standar kerja dapat diterapkan secara efektif di organisasi.

Dalam paparannya, Aditya Hadiwasito menekankan bahwa Standard Operating Procedure (SOP) dan Work Instruction (WI) tidak boleh dipandang sebagai dokumen formal semata. Menurutnya, banyak organisasi gagal menjalankan standar kerja karena tidak memahami fungsi strategis kedua instrumen tersebut.

“SOP adalah kompas yang memberi arah kerja organisasi, sedangkan WI adalah panduan teknis yang menjelaskan langkah demi langkah di lapangan. Keduanya harus berjalan beriringan,” ujar Aditya.

Baca Juga :  Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet

Ia menjelaskan, SOP berfungsi menjaga konsistensi, kepatuhan terhadap regulasi, serta standar mutu kerja. Sementara itu, WI berperan menerjemahkan SOP ke dalam bentuk instruksi teknis yang mudah dipahami dan dilaksanakan oleh tim operasional.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, Aditya juga menyampaikan sejumlah studi kasus dari berbagai sektor. Di bidang keamanan, misalnya, SOP menetapkan standar patroli, sedangkan WI menjabarkan detail pemeriksaan titik rawan, urutan tindakan, hingga respons terhadap situasi tertentu. Contoh-contoh ini dinilai relevan dengan tantangan nyata yang dihadapi peserta di tempat kerja masing-masing.

Sesi diskusi menjadi salah satu bagian paling interaktif dalam pelatihan. Sejumlah peserta mengungkapkan bahwa SOP di organisasi mereka sering kali hanya menjadi dokumen formal tanpa panduan teknis yang jelas. Hal ini membuat implementasi di lapangan tidak berjalan optimal.

Baca Juga :  Memaknai Mekanisme Restorative Justice dalam SEMA Nomor 1 Tahun 2026

Menanggapi hal tersebut, Aditya menegaskan pentingnya menjadikan SOP dan WI sebagai dokumen hidup.
“Dokumen bukan untuk disimpan, tapi untuk dijalankan. SOP dan WI harus hadir dalam praktik kerja sehari-hari agar tim benar-benar bergerak, bukan sekadar patuh di atas kertas,” tegasnya.

Pelatihan ini juga menghasilkan sejumlah poin aplikatif, antara lain pentingnya menyusun WI berdasarkan SOP yang sudah ada, serta membentuk tim kecil di internal organisasi untuk memastikan dokumen standar benar-benar sesuai dengan kebutuhan lapangan.

Melalui pelatihan ini, Cendikia Academy berharap peserta dapat membawa pemahaman baru ke lingkungan kerjanya masing-masing. Sinergi antara SOP dan WI dinilai menjadi kunci dalam membangun tim yang konsisten, efektif, dan profesional di tengah tuntutan kerja yang semakin dinamis.[]

Follow WhatsApp Channel mediaoutsourcing.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKWT, PKWTT, dan Outsourcing: Pengertian, Perbedaan dan Hak Pekerja
Jangan Asal Tagih! Ini Rahasia Teknik Negosiasi Perbankan yang Bikin Nasabah Takluk
Implikasi Bahasa Evaluatif dalam Diskursus Publik terhadap Asas Praduga Tak Bersalah
Memaknai Mekanisme Restorative Justice dalam SEMA Nomor 1 Tahun 2026
Makna “Keadilan Materiil” dalam KUHP Baru: Perspektif Pancasila
Makna “Koordinasi” Pasal 22 Ayat (3) dan (5) KUHAP dalam Menciptakan Integrasi Sistem Peradilan Pidana
Siapa Satpam Terbaik di Indonesia? Mengukur Profesionalisme, Bukan Sekadar Seragam
Gaji Satpam: Cukup untuk Diri Sendiri, Bagaimana dengan Istri dan Anak?
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:05 WIB

PKWT, PKWTT, dan Outsourcing: Pengertian, Perbedaan dan Hak Pekerja

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:16 WIB

Jangan Asal Tagih! Ini Rahasia Teknik Negosiasi Perbankan yang Bikin Nasabah Takluk

Minggu, 22 Februari 2026 - 05:42 WIB

Implikasi Bahasa Evaluatif dalam Diskursus Publik terhadap Asas Praduga Tak Bersalah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:33 WIB

Memaknai Mekanisme Restorative Justice dalam SEMA Nomor 1 Tahun 2026

Minggu, 8 Februari 2026 - 15:15 WIB

Makna “Keadilan Materiil” dalam KUHP Baru: Perspektif Pancasila

Berita Terbaru

Humaniora

Donasi Kesehatan Online: Cara Cepat Membantu Anak Indonesia

Minggu, 1 Mar 2026 - 16:57 WIB