Seedbacklink Summit 2026 Bahas Seputar Strategi Efisiensi Pemasaran

Senin, 22 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaoutsourcing.ID | Jakarta–Menghadapi tahun 2026, efisiensi dalam strategi pemasaran diprediksi menjadi faktor penentu bisnis dalam persaingan global. Hal ini ditegaskan oleh CEO Seedbacklink Indonesia, Ahmad Desrayen, dalam pembukaan Seedbacklink Summit 2026 bertajuk Communication Outlook 2026 di Jakarta, Sabtu (20/12/2025).

Ayen demikian panggilan akrabnya menjelaskan, meski ekonomi digital Indonesia tumbuh pesat, hal ini membawa tantangan berupa kerumitan operasional. Saat ini, kanal pemasaran tidak lagi terbatas pada media konvensional, melainkan meluas ke website media atau blogger, mesin pencari, hingga berbagai format media sosial.

“Marketing hari ini bukan lagi soal kreativitas semata, tetapi soal bagaimana bisnis bisa mengelola waktu, biaya, dan sumber daya secara efisien,” ujarnya.

Salah satu masalah utama yang disoroti membengkaknya beban kerja administratif bagi tim pemasaran. Banyaknya pilihan inventory memaksa tim pemasaran menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mencari data, menghubungi kreator, negosiasi harga, hingga mengurus anggaran.

Ayen menambahkan, jika tim marketing waktunya habis hanya untuk urusan “belakang layar” (administrative trap), bisnis akan kehilangan momentum pasar yang berharga.

Baca Juga :  Wednesday Addams Musim Pertama | Teaser Resmi | Netflix

“Jika terlalu banyak waktu dan biaya habis di proses administratif, maka biaya peluang (opportunity cost) bisnis menjadi sangat besar. Momentum pasar bisa terlewat, sementara kampanye belum tentu berjalan optimal,” jelasnya.

Menjawab persoalan di lapangan itu, Seedbacklink hadir sebagai platform teknologi yang membantu menekan biaya transaksi dalam aktivitas pemasaran. Platform ini menyatukan berbagai pilihan media, blog, dan kreator konten ke dalam satu sistem yang terintegrasi.

Dengan sistem ini, pemilik brand maupun agensi dapat mengambil keputusan pemasaran dengan lebih cepat dan akurat karena didukung oleh data. Harapannya, pebisnis bisa lebih fokus pada strategi besar ketimbang terjebak dalam kerumitan teknis pengelolaan media.

Untuk menjangkau layanan lebih luas lagi, Seedbacklink juga hadir di Malaysia dengan menghadirkan inventory lokal, termasuk media dan blogger, dengan sistem pembayaran digital yang telah disesuaikan. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi lintas negara bagi brand dan agensi, sekaligus memperluas jangkauan kampanye pemasaran regional.

Baca Juga :  Ekspor IKM Surabaya Tembus 2,73 Juta Dolar AS

Ia menambahkan, transparansi data menjadi aspek penting dalam pengambilan keputusan ekonomi. Melalui Seedbacklink, pengguna dapat mengakses metrik performa media dan kreator, sehingga perhitungan return on investment (ROI) pemasaran dapat dilakukan secara lebih terukur.

Selain efisiensi, Ayen juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perubahan algoritma platform digital. Ia menilai, meski algoritma terus berubah, nilai ekonomi dari ide kreatif dan pengelolaan waktu yang efektif tetap relevan.

“Algoritma bisa berubah, tapi bisnis yang efisien dan kreatif akan tetap bertahan,” tegasnya.

Ayen menyampaikan, tantangan utama pemasaran di 2026 bukan hanya pada besarnya anggaran, melainkan pada kemampuan bisnis mengelola sumber daya secara efektif. “Bisnis yang mampu mengefisienkan proses marketing akan memiliki keunggulan kompetitif. Inilah nilai ekonomi yang ingin kami dorong melalui Seedbacklink,” pungkasnya.[]

Berita Terkait

24 Tahun PT Bravo Satria Perkasa, Momentum Tingkatkan Layanan Oustsourcing
Saat Keputusan Bisnis Tak Lagi Bisa Mengandalkan Perkiraan
Solusi Efektif Melindungi Rumah dari Kerusakan Rayap
Pelemahan Rupiah dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Indonesia
Strategi Ekonomi Manajerial Bisnis F&B di Era Digital Pasca-COVID
Solusi Basmi Hama Rayap di Yogyakarta dengan Fumigasi
Krisis Cash Flow Bisnis: Strategi Manajemen Risiko Keuangan di Tengah Ekonomi Sulit  
Perusahaan Jasa Outosurcing Pengamanan Dialog Seputar Pengamanan Tersertifikat

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:06

24 Tahun PT Bravo Satria Perkasa, Momentum Tingkatkan Layanan Oustsourcing

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:29

Saat Keputusan Bisnis Tak Lagi Bisa Mengandalkan Perkiraan

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:20

Solusi Efektif Melindungi Rumah dari Kerusakan Rayap

Minggu, 14 Juni 2026 - 20:12

Pelemahan Rupiah dan Dampaknya Terhadap Perekonomian Indonesia

Rabu, 10 Juni 2026 - 06:15

Strategi Ekonomi Manajerial Bisnis F&B di Era Digital Pasca-COVID

Berita Terbaru