Mendag Budi Santoso Optimistis Nilai Transaksi Trade Expo Indonesia 2026 Capai Rp313,77 triliun

Jumat, 16 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Media Outsourcing | Tangerang–Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso optimistis nilai transaksi Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 mencapai target US$17,5 miliar atau sekitar Rp313,77 triliun (asumsi kurs Rp17.930 per dolar AS).

Optimisme itu didasarkan pada capaian hari pertama pameran yang mencatatkan 168 kontrak dagang atau nota kesepahaman (MoU) senilai US$13,2 miliar atau Rp236,64 triliun.

Budi mengatakan nilai tersebut baru berasal dari MoU yang ditandatangani eksportir Indonesia dan pembeli dari berbagai negara. Pemerintah masih mengejar transaksi tambahan selama pameran berlangsung pada 14-18 Oktober 2026.

“Target kita total transaksi selama lima hari ini US$17,5 miliar. Saya yakin pasti tercapai karena pada hari pertama pun sudah dapat transaksi yang cukup bagus,” ujar Budi dalam acara TEI ke-41 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (15/10).

Ia menjelaskan capaian MoU tersebut belum mencakup seluruh transaksi yang berpotensi terjadi selama TEI. Karena itu, pemerintah masih membidik peningkatan nilai perdagangan hingga hari terakhir pameran.

Baca Juga :  Safety First di Rumah Sakit: Strategi K3RS dalam Membangun Budaya Keselamatan Kerja

Budi juga mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memanfaatkan TEI untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan. Menurutnya, sejumlah pelaku UMKM yang mengikuti pameran telah memperoleh transaksi.

Pemerintah, lanjut Budi, turut menyediakan fasilitas business matching untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli.

Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Meta Indonesia, guna membantu UMKM memasarkan produk melalui teknologi digital.

“Era sekarang adalah era digital. Bapak dan Ibu (pelaku UMKM) harus bisa memanfaatkan ini dengan baik. Sekarang eranya discovery commerce, sehingga produk Bapak dan Ibu bisa ditemukan konsumen,” ujar Budi.

Selain membidik pasar ekspor, pemerintah juga mendorong UMKM memperluas pemasaran di dalam negeri.

Salah satu jalurnya melalui pola kemitraan dengan ritel modern dan minimarket agar produk UMKM dapat menjangkau lebih banyak konsumen.

“Kita mengejar pasar ekspor dan dalam negeri. Di dalam negeri, kita juga punya pola kemitraan dengan ritel modern, minimarket, atau bentuk kemitraan lainnya. Sehingga Bapak dan Ibu mempunyai kesempatan yang besar untuk masuk ke pasar domestik,” ujar Budi.

Baca Juga :  Revisi Permenaker Outsourcing, Said Iqbal: Tinggal Disetujui

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi merangkap Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebelumnya meminta nilai transaksi TEI 2026 melampaui target US$17,5 miliar.

Ia juga meminta pemerintah memangkas prosedur teknis yang menghambat ekspor agar produk Indonesia lebih mudah menembus pasar internasional.

Target transaksi TEI tahun ini lebih rendah dibandingkan realisasi tahun lalu. Pada 2025, pemerintah menargetkan transaksi lebih dari US$16 miliar, tetapi realisasinya mencapai US$22,8 miliar.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, TEI 2026 mencatat 16.885 calon pembeli terdaftar, dengan 8.092 di antaranya berasal dari luar negeri dan mewakili 134 negara. Pameran tahun ini menargetkan partisipasi 1.873 peserta pameran dan 30 ribu pengunjung.[]

Berita Terkait

APSI DPD Jawa Tengah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga di Kendal
Investasi di Kabupaten Bogor Serap 55.438 Tenaga Kerja, Kedua Tertinggi di Jabar
Demo Petani 24 September 2026: Setelah UU Reforma Agraria Disahkan, Apa yang Berubah bagi Petani?
Safety First di Rumah Sakit: Strategi K3RS dalam Membangun Budaya Keselamatan Kerja
Wakil Ketua DPD RI Tamsil Linrung Tawarkan Solusi Netral Fiskal ke Menteri Keuangan
DPR-Pemerintah Deal Status PPPK Guru, Buka Peluang Jadi PNS
ABUJAPI Gelar Rakernas dan Rapimnas 2026, Perkuat Sinergi BUJP dan Polri
Revisi Permenaker Outsourcing, Said Iqbal: Tinggal Disetujui

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:41

Mendag Budi Santoso Optimistis Nilai Transaksi Trade Expo Indonesia 2026 Capai Rp313,77 triliun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:32

APSI DPD Jawa Tengah Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga di Kendal

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:09

Investasi di Kabupaten Bogor Serap 55.438 Tenaga Kerja, Kedua Tertinggi di Jabar

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:43

Demo Petani 24 September 2026: Setelah UU Reforma Agraria Disahkan, Apa yang Berubah bagi Petani?

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:32

Safety First di Rumah Sakit: Strategi K3RS dalam Membangun Budaya Keselamatan Kerja

Berita Terbaru