Bukan Hanya Mencari Kerja: Pentingnya Perencanaan Karier dan Suksesi bagi Mahasiswa

Senin, 14 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Media Outsourcing | Bagi sebagian mahasiswa, kelulusan sering kali dianggap sebagai awal untuk mencari pekerjaan. Mendapatkan pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan memang penting, tetapi perjalanan seseorang tidak berhenti pada saat memperoleh pekerjaan pertama. Hal yang tidak kalah penting adalah bagaimana seseorang menentukan arah karier, mengembangkan kemampuan, serta mempersiapkan diri untuk menghadapi tanggung jawab yang lebih besar di masa depan.

Masa kuliah sebenarnya menjadi salah satu waktu yang tepat bagi mahasiswa untuk mulai merencanakan perjalanan karier. Pada tahap ini, mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengenali kemampuan yang dimiliki, memahami minat, meningkatkan keterampilan, mengikuti berbagai kegiatan, serta memperoleh pengalaman yang dapat mendukung tujuan karier. Dengan demikian, mahasiswa tidak seharusnya hanya berorientasi pada pertanyaan mengenai pekerjaan apa yang akan diperoleh setelah lulus, tetapi juga perlu memikirkan karier seperti apa yang ingin dibangun.

Penelitian (Aprilia et al., 2024) menunjukkan bahwa pemetaan bakat, minat, dan pilihan karier dapat membantu mahasiswa menentukan arah karier yang sesuai dengan potensi dirinya. Hal tersebut menunjukkan bahwa perencanaan karier bukan sesuatu yang seharusnya baru dilakukan ketika seseorang telah memasuki dunia kerja.

Dalam perspektif manajemen talenta, career planning (perencanaan karier) dan succession planning (perencanaan suksesi) menjadi bagian penting dalam mempersiapkan individu agar dapat berkembang sesuai dengan potensinya. Career planning (perencanaan karier) membantu seseorang mempersiapkan diri untuk mencapai posisi atau tujuan karier tertentu, sedangkan succession planning (perencanaan suksesi) membantu organisasi mempersiapkan calon penerus untuk posisi penting di masa depan (Kurnaedi et al., 2022).

Analisis Talenta Anggota Kelompok

Berdasarkan pengamatan terhadap anggota kelompok, setiap individu memiliki karakter, kemampuan, minat, dan potensi yang berbeda. Dalam sebuah kelompok, perbedaan tersebut dapat menjadi kekuatan apabila setiap individu mampu mengenali dan mengembangkan potensinya. Analisis terhadap talenta anggota kelompok menjadi salah satu cara untuk melihat bagaimana potensi individu dapat diarahkan dalam pengembangan karier.

1. Dewi Sulistyowati

Berdasarkan hasil pengamatan terhadap proses kerja kelompok, Dewi Sulistyowati menunjukkan potensi dalam kemampuan mengatur pekerjaan dan bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Kemampuan tersebut terlihat dari keterlibatannya dalam koordinasi kelompok serta kesiapannya dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan kebutuhan tim. Potensi ini dapat dikembangkan melalui peningkatan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan pengambilan keputusan agar mampu menghadapi tanggung jawab yang lebih besar di masa depan. Dalam perspektif manajemen talenta, kemampuan tersebut dapat menjadi modal dalam pengembangan karier karena setiap individu perlu diarahkan sesuai dengan potensi dan kompetensi yang dimiliki.

Baca Juga :  Berburu Pekerja Tepat: Memahami Perbedaan Mendasar Rekrutmen Konvensional dan Talenta Akuisisi

2. Khoirul Putri Uswatun Kasanah

memiliki potensi dalam koordinasi dan kemampuan mengambil tanggung jawab dalam kelompok. Potensi tersebut dapat diarahkan pada bidang yang membutuhkan kemampuan kepemimpinan dan pengambilan keputusan. Pengembangan kemampuan leadership, komunikasi, dan problem solving dapat membantu mempersiapkan kariernya di masa depan.

3. Risma Maharani

Berdasarkan hasil pengamatan terhadap proses kerja kelompok, Risma menunjukkan kemampuan yang baik dalam berkomunikasi dengan sesama anggota kelompok. Kemampuan tersebut terlihat dari caranya menyampaikan informasi dan berinteraksi dengan anggota kelompok selama proses diskusi. Potensi tersebut dapat terus dikembangkan melalui peningkatan kemampuan komunikasi interpersonal, kemampuan menyampaikan pendapat secara lebih terstruktur. Dalam pengembangan karier, kemampuan komunikasi dapat menjadi kompetensi yang mendukung berbagai bidang pekerjaan.

4. Sumi

Berdasarkan hasil pengamatan, Sumi memiliki potensi dalam kemampuan beradaptasi dan bekerja sama dalam kelompok. Potensi tersebut dapat dikembangkan melalui peningkatan komunikasi, pengelolaan waktu, dan kemampuan problem solving agar lebih siap menghadapi tanggung jawab dalam pengembangan karier.

Pembahasan

Perbedaan potensi yang dimiliki keempat anggota menunjukkan bahwa setiap individu membutuhkan perencanaan karier yang berbeda. Hal tersebut sejalan dengan konsep manajemen talenta yang menempatkan individu sesuai dengan potensi dan kompetensinya. Manajemen talenta juga berkaitan dengan pengembangan karier dan persiapan individu untuk menduduki posisi yang lebih tinggi di masa mendatang (Dewi, 2020).

Perencanaan karier tidak harus menunggu seseorang terjun ke dunia kerja. Mahasiswa dapat memulainya dengan mengenali potensi dan kekurangan diri, menentukan bidang pekerjaan yang diminati, mengikuti pelatihan, membangun pengalaman organisasi atau magang, serta meningkatkan keterampilan yang dibutuhkan oleh dunia kerja.

Sementara itu, succession planning (perencanaan suksesi) juga dapat menjadi pola pikir bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menjadi individu yang mampu mengambil tanggung jawab lebih besar dimasa depan. Dalam organisasi, succession planning (perencanaan suksesi) bertujuan mempersiapkan calon penerus melalui proses identifikasi dan pengembangan talenta. (Widodo et al., 2024) menjelaskan bahwa manajemen talenta dalam succession planning berkaitan dengan identifikasi, pengembangan, dan penempatan individu yang tepat untuk mempersiapkan pemimpin masa depan.

Sebab itu, mahasiswa tidak hanya perlu memikirkan cara mendapatkan pekerjaan setelah lulus, tetapi juga harus berpikir tentang cara meningkatkan kemampuan agar bisa berkembang lebih baik dalam karier mereka.

Baca Juga :  Lowongan Kerja Field Collector – AI Trainer, Kerja Remote

Rekomendasi

Menurut kami, beberapa langkah yang dapat dilakukan mahasiswa untuk mempersiapkan karier sejak dini adalah:

  1. Mahasiswa perlu mengenali potensi diri, yaitu mahasiswa perlu memahami kemampuan, minat, kelebihan, serta kekurangan yang dimiliki. Pengenalan diri menjadi dasar agar pilihan karier tidak hanya mengikuti tren atau pilihan orang lain.
  2. Mahasiswa perlu menentukan arah karier, mahasiswa setidaknya harus memiliki gambaran mengenai bidang yang ingin dikembangkan dan kompetensi yang dibutuhkan.
  3. Mahasiswa perlu mengembangkan kompetensi diri, yaitu mahasiswa perlu meningkatkan keterampilan dan pengalaman melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, organisasi, maupun magang agar lebih siap menghadapi dunia kerja.
  4. Mahasiswa perlu membangun jaringan dan pengalaman profesional, yaitu mahasiswa perlu memperluas relasi melalui kegiatan akademik maupun nonakademik agar memperoleh wawasan, kesempatan, dan dukungan dalam pengembangan karier di masa depan.

Kesimpulan

Perencanaan karier merupakan hal penting yang perlu dipersiapkan mahasiswa sejak masa perkuliahan. Mahasiswa tidak hanya perlu berfokus pada memperoleh pekerjaan setelah lulus, tetapi juga perlu memahami potensi diri, mengembangkan kompetensi, dan menentukan arah karier yang ingin dicapai. Dalam perspektif manajemen talenta, setiap individu memiliki kemampuan dan potensi yang berbeda sehingga membutuhkan pengembangan yang sesuai dengan karakteristik masing-masing.

Career planning membantu individu mempersiapkan langkah untuk mencapai tujuan karier, sedangkan succession planning membantu mempersiapkan individu agar mampu mengambil tanggung jawab yang lebih besar di masa depan. Oleh karena itu, mahasiswa perlu mulai mengenali bakat dan minat, meningkatkan keterampilan, memperluas pengalaman, serta membangun kesiapan diri agar mampu berkembang dan menjadi talenta yang berkualitas dalam dunia kerja.

Daftar Pustaka:

Aprilia, H. D., Ningtias, A. C., & Mulyana, N. (2024). Career Map: Strategi perencanaan karier mahasiswa menghadapi dunia kerja. Efisiensi: Kajian Ilmu Administrasi, 21(1), 79–94. [https://doi.org/10.21831/efisiensi.v21i1.66215](https://doi.org/10.21831/efisiensi.v21i1.66215)

Dewi, I. A. R. S. (2020). Manajemen talenta dalam mewujudkan pemimpin berkinerja tinggi (Studi pada instansi pemerintah Provinsi Bali). Jurnal Good Governance, 16(1). [https://doi.org/10.32834/gg.v16i1.154](https://doi.org/10.32834/gg.v16i1.154)

Kurnaedi, J., Lim, T., Lim, J., Jeny, J., Calvin, C., & Nelson, A. (2022). Analisa succession planning dan career planning di industri perkapalan Kota Batam (Studi kasus pada PT. Lautan Lestari Permata). YUME: Journal of Management, 5(2), 536–546. [https://doi.org/10.37531/yum.v5i2.3052](https://doi.org/10.37531/yum.v5i2.3052)

Widodo, A. S., Qamari, I. N., Handayani, S. D., & Roni, M. (2024). Talent management in managerial succession planning: A qualitative study. JBTI: Jurnal Bisnis: Teori dan Implementasi, 15(1), 114–124. [https://doi.org/10.18196/jbti.v15i1.21442](https://doi.org/10.18196/jbti.v15i1.21442)

 

Tim Penulis Mahasiswa Universitas Pamulang:

  • Dewi Sulistyowati
  • Khoirul Putri Uswatun Kasanah
  • Risma Maharani
  • Sumi

 

Editor : Fathurroji

Berita Terkait

Seni Mengirim Pesan Follow Up Wawancara Kerja Tanpa Terlihat Mendikte Perekrut
Rahasia Penilaian HR saat Interview Kerja yang Jarang Disadari Pelamar
Trik Menjawab Pertanyaan Ceritakan Diri Anda Saat Interview Kerja Agar Lolos Seleksi
Seni Follow Up Wawancara Kerja Tanpa Terkesan Memaksa Perekrut
Strategi Cerdas Berburu Lowongan Kerja Aman Tanpa Terjebak Perangkap Penipuan Digital
Strategi Jitu Menjawab Pertanyaan Ceritakan Diri Anda Saat Wawancara Kerja Tanpa Terkesan Menghafal
Persiapan Matang Sebelum Melamar Kerja Agar Peluang Diterima Perusahaan Impian Semakin Terbuka Lebar
Strategi Menyusun Resume Ramah Pemindaian Komputer Agar Peluang Dipanggil Wawancara Kerja Meningkat Pesat

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 12:32

Bukan Hanya Mencari Kerja: Pentingnya Perencanaan Karier dan Suksesi bagi Mahasiswa

Minggu, 13 September 2026 - 06:01

Seni Mengirim Pesan Follow Up Wawancara Kerja Tanpa Terlihat Mendikte Perekrut

Jumat, 11 September 2026 - 06:01

Trik Menjawab Pertanyaan Ceritakan Diri Anda Saat Interview Kerja Agar Lolos Seleksi

Kamis, 10 September 2026 - 07:04

Seni Follow Up Wawancara Kerja Tanpa Terkesan Memaksa Perekrut

Selasa, 8 September 2026 - 07:05

Strategi Cerdas Berburu Lowongan Kerja Aman Tanpa Terjebak Perangkap Penipuan Digital

Berita Terbaru